web statistic

Seragam Merah Marun Sekolah Rakyat Diperkenalkan Gus Ipul, Apa Makna di Baliknya?

2 Menit Baca
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengenakan langsung almamater merah marun Sekolah Rakyat saat acara pembekalan Kepala Sekolah dan Guru di Pusdiklatbangprof Kemensos, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025). (Foto: Kemensos)

JAKARTA – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, resmi memperkenalkan almamater Sekolah Rakyat yang akan menjadi identitas seragam baru bagi seluruh siswa.

Seragam khas ini diperkenalkan saat dirinya memberikan arahan kepada Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul tampil langsung dengan mengenakan almamater merah marun Sekolah Rakyat bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo serta jajaran pejabat Kemensos.

“Yang saya gunakan ini adalah contoh. Ini nanti adalah seragam almamaternya Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul saat memberikan pembekalan.

Seragam tersebut dirancang khusus dengan nuansa merah marun sebagai warna utama.

Pada bagian dada kiri terdapat pin logo Sekolah Rakyat, sementara di dada kanan tercetak nama siswa.

Di bagian bahu kanan dan kiri tersemat tanda kepangkatan, melengkapi identitas kebangsaan. Almamater juga dilengkapi baret merah dengan logo Sekolah Rakyat, membuat tampilannya semakin gagah.

Tak hanya jas almamater, para siswa nantinya mengenakan kemeja putih dengan dasi merah marun serta celana putih bergaris merah.

Gus Ipul menjelaskan, rancangan untuk guru dan kepala sekolah masih dalam tahap penyesuaian.

“Gurunya juga sudah dipikirkan. Jadi muridnya gagah, kan gurunya harus gagah, ya. Ya sesuai arahan bapak Presiden,” tegasnya.

Momentum perkenalan almamater ini bukan kali pertama.

Saat upacara HUT ke-80 RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2025, sebanyak 100 siswa Sekolah Rakyat sudah tampil perdana dengan mengenakan seragam kebanggaan tersebut, sekaligus menjadi sorotan publik.

Selain jas almamater, setiap siswa Sekolah Rakyat akan mendapat delapan jenis seragam resmi, yaitu: seragam putih merah (SD), putih biru (SMP), putih abu-abu (SMA), seragam pesiar, seragam pramuka, seragam olahraga, batik khas Sekolah Rakyat, batik nasional, serta seragam laboratorium.

Dengan demikian, siswa tidak hanya memiliki almamater, tetapi juga berbagai pilihan seragam yang merepresentasikan karakter disiplin, nasionalisme, dan kebudayaan Indonesia.***

Share This Article