JAKARTA- Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, kembali memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025 dan langsung mengingatkan bahwa Kuwait dan Lebanon bukan lawan yang bisa diremehkan.
PSSI telah merilis daftar 27 pemain, kombinasi dari pemain lokal maupun abroad, yang akan tampil dalam dua laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Uji coba ini menjadi bagian dari persiapan skuad Garuda menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Lawan yang dipilih PSSI bukan tanpa alasan. Kuwait dan Lebanon dipandang memiliki karakteristik permainan serupa dengan Arab Saudi dan Irak—dua tim kuat yang bakal dihadapi Indonesia pada fase kualifikasi berikutnya.
Dengan begitu, laga kontra duo Arab ini menjadi simulasi penting bagi tim asuhan Patrick Kluivert untuk memahami pola permainan lawan yang sesungguhnya.
Meski skuad Garuda pernah bersua tim-tim tersebut pada era kepelatihan Shin Tae-yong, perubahan strategi dan komposisi pemain saat ini membuat adaptasi baru mutlak dilakukan.
Kluivert pun ditantang untuk segera membiasakan diri dengan gaya main khas tim Timur Tengah.
Bagi Jordi Amat, kesempatan kembali mengenakan seragam merah putih menjadi momen spesial.
Bek naturalisasi asal Spanyol itu mengaku sangat antusias bisa kembali berbagi ruang ganti bersama Rizky Ridho dan pemain lain.
“Ya, tentu saya sangat senang, seperti biasa sebuah kehormatan bergabung dengan tim nasional,” kata Jordi Amat, Sabtu (23/8/2025).
“Berbagai ruang ganti lagi dengan Ridho dan banyak rekan setim lainnya. Jadi ini bagus,” imbuhnya.
Meski begitu, Jordi juga memberi pesan penting. Ia menekankan agar rekan-rekannya tidak lengah dan menatap FIFA Matchday dengan keseriusan penuh.
“Kami punya dua tes besar pada September, jadi kami harus berlatih dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
“Senang kembali ke timnas,” tambah eks bek Swansea City tersebut.
Namun, di balik euforia, Jordi menyayangkan absennya beberapa pilar utama.
Nama-nama seperti Ole Romeny, Maarten Paes, dan Ivar Jenner dipastikan tidak bisa tampil karena cedera.
Padahal, mereka merupakan motor penting dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
“Ada beberapa pemain cedera, itu sangat menyedihkan bagi kami. Saya doakan mereka bisa pulih secepatnya.”
“Saya tetap berkomunikasi dengan mereka, jadi mereka sedang dalam proses pemulihan. Saya doakan yang terbaik,” pungkas Jordi Amat.***