JAKARTA – Marcus Rashford mulai membuka lembaran baru bersama Barcelona sejak datang dengan status pinjaman dari Manchester United.
Pekan lalu, penyerang Inggris itu untuk pertama kalinya berbicara panjang lebar kepada media di Spanyol.
Ia tak hanya menyinggung perbedaan budaya sepak bola Inggris dan Spanyol, tetapi juga membagikan cerita menarik soal para rekan setim barunya di Blaugrana.
Dalam wawancara dengan Sport, Rashford menyebut Gavi sebagai sosok paling humoris di ruang ganti, sementara Jules Kounde dinilainya memiliki selera busana terbaik.
Ia juga mengulas pengalaman melawan Virgil van Dijk yang disebutnya sebagai bek paling tangguh yang pernah ia hadapi, sembari menekankan pentingnya Manchester United meniru cara Liverpool membangun ulang skuad.
Rashford bahkan blak-blakan soal pilihannya jika berkesempatan menentukan Ballon d’Or: Lamine Yamal, Raphinha, atau Ousmane Dembele.
Menurutnya, Barcelona bersama dirinya punya ambisi besar menjuarai semua kompetisi musim ini.
“Ya, dia adalah pemain paling berbakat yang pernah bermain bersama saya untuk usianya.”
“Saya belum pernah bermain atau melihat siapa pun dengan dampak seperti yang dia miliki dalam permainan. Mungkin Ronaldo Nazario, ‘The Phenomenon’.”
“Memiliki pengaruh di lapangan pada usia yang begitu muda dan secara konsisten adalah hal yang luar biasa.”
“Dia memiliki karier panjang di depannya, dan saya harap dia mempertahankan levelnya dan bahkan meningkat,” dilansir Football Espana, Selasa.
Sejak berseragam Barcelona, Rashford juga terpukau pada kualitas Pedri.
Baginya, pemain berusia 22 tahun itu tampil jauh lebih matang dari usianya.
“Jika kamu tidak tahu usianya, kamu akan mengira dia berusia 28 atau 29 karena dia sangat dewasa dan memahami permainan dengan sempurna.”
“Dia bermain dengan tempo sendiri, dan itu memudahkan penyerang untuk mengikutinya,” ujarnya.
Ketika ditanya soal siapa sosok yang paling diremehkan di skuad, Rashford menyebut nama Frenkie de Jong.
Menurutnya, kontribusi gelandang Belanda itu sangat vital meski sering luput dari sorotan.
“Sulit, semua orang sangat bagus. Tapi untuk apa yang dia lakukan untuk tim, saya pikir Frenkie,” ungkapnya.
Selain itu, Rashford tak lupa menyinggung pelatih anyar Barcelona, Hansi Flick, yang disebutnya memberi dampak luar biasa.
“Dia pelatih yang sangat tegas. Itu penting, terutama dengan banyaknya pemain muda di tim, di mana arah harus jelas.”
“Motivasinya sangat tinggi untuk melakukan lebih baik dari musim lalu. Itu kunci untuk percaya bahwa tim akan sukses.”
“Dia pelatih spesial yang tahu cara bekerja dengan pemain spesial. Saya bersemangat.”
Rashford sendiri baru saja menjalani debut resmi saat Barcelona menang telak 3-0 atas RCD Mallorca pada akhir pekan lalu.
Meski hanya tampil dari bangku cadangan, ia memperlihatkan beberapa pergerakan menjanjikan yang memberi sinyal positif untuk perjalanan panjangnya bersama Blaugrana.***