web statistic

Alexander Isak vs Newcastle, Konflik Memanas Usai Striker Swedia Tuduh Klub Ingkar Janji

3 Menit Baca
Alexander Isak tuntut hengkang dari Newcastle United setelah menuding klub ingkar janji, sementara Liverpool siap menawar hingga 110 juta pound. (Foto: @alex_isak)

JAKARTA – Penyerang andalan Newcastle United, Alexander Isak, secara terbuka mengguncang publik sepak bola Inggris setelah menyatakan ingin hengkang dari St James’ Park.

Sang striker asal Swedia menuding pihak manajemen klub telah ingkar janji, sehingga dirinya kehilangan kepercayaan dan meminta dilepas pada bursa transfer musim panas 2025.

Lewat pernyataan resmi di media sosial pada Selasa (19/8), Isak mengaku selama ini memilih diam meski klub dan media membentuk narasi yang tidak sesuai kenyataan.

Ia menegaskan sudah lama menyampaikan posisinya kepada Newcastle, namun tidak ada kepastian yang ia dapatkan.

“Janji telah dibuat dan klub telah mengetahui posisi saya sejak lama,” tulis Isak dikutip ESPN. “Ketika janji dilanggar dan kepercayaan hilang, hubungan tidak bisa dilanjutkan.”

Ketegangan di Tengah Spekulasi Transfer

Isak tengah menjadi sorotan panas usai tampil luar biasa musim lalu dengan torehan 27 gol dari 42 laga.

Namun, kebersamaannya dengan Newcastle kini berada di ujung tanduk.

Ia bahkan tidak hadir dalam acara penghargaan PFA Team of the Year 2024-2025, meski namanya masuk daftar, menjadikannya satu-satunya pemain yang absen dari susunan tersebut.

Di sisi lain, Newcastle langsung memberikan tanggapan resmi.

Klub menyebut sangat kecewa dengan unggahan Isak dan menegaskan tidak pernah ada kesepakatan yang mengizinkan sang striker pergi musim panas ini.

“Kami ingin mempertahankan pemain terbaik kami, tetapi juga mendengarkan pandangan mereka,” tulis pihak klub dalam pernyataan resmi.

Liverpool Sudah Tawar, Newcastle Bertahan

Situasi semakin pelik karena Newcastle belum menemukan pengganti sepadan setelah gagal memboyong Hugo Ekitike dan Benjamin Sesko.

Di saat yang sama, Liverpool telah melayangkan tawaran 110 juta pound plus bonus untuk Isak, namun ditolak mentah-mentah.

The Magpies menilai harga Isak mencapai 150 juta pound.

Kondisi makin memanas karena Isak belum kembali sejak liburan musim panas.

Ia absen pada laga pembuka melawan Aston Villa akhir pekan lalu dan diprediksi juga tidak akan turun saat Newcastle menghadapi Liverpool di St James’ Park pada Senin mendatang.

Pelatih Eddie Howe memilih irit bicara soal konflik ini. Seusai melawan Villa, ia hanya menyebut “pihak lain sedang menangani masalah itu” dan berharap Isak tetap bertahan.

Kebanggaan di Balik Kekecewaan

Meski berseteru dengan klub, Isak masih menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan setim dan staf Newcastle yang telah mendukungnya hingga masuk dalam daftar PFA Team of the Year.

“Namun, dengan semua yang sedang terjadi, rasanya tidak tepat bagi saya untuk hadir di acara malam ini,” tulisnya.

Dalam daftar tersebut, terdapat lima pemain Liverpool yakni Virgil van Dijk, Mohamed Salah, Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, dan Milos Kerkez. Salah juga terpilih sebagai Pemain Terbaik PFA, mengungguli Isak yang sebelumnya masuk nominasi.***

Share This Article